JURUS SAHADAT 1

Posted: March 14, 2011 in Visi & Misi

CARA MEMBUKA PINTU ILMU GHOIB

Posted: March 14, 2011 in Visi & Misi

CARA BERLATIH :

Untuk dapat menguasai kemampuan ini, anda harus melakukan persyaratan praktis di bawah ini dengan niatan ikhlas dan sungguh-sungguh :

1. Berpuasalah 1 hari tepat pada hari kelahiran anda (kalender umum), dengan menghindari makanan yang mengandung unsur hewani…

2. Seperti biasa, pada hari sebelumnya wajib untuk sesuci dulu pada jam 12 malam dengan mandi keramas (besar) agar suci niatan lahir dan bathin…

3, Lanjutkan dengan mengerjakan 2 rokaat sholat hajat hingga selesai…

4. Kemudian diteruskan dengan mengamalkan pembacaan Q.S Al-Fatihah sebanyak 1.000x ulangan hingga tuntas…tiba waktu makan sahur untuk puasa hajat esok hari…

5. Dan setiap selesai mengerjakan sholat wajib hendaknya pula mewiridkan Q.S Al-Fatihah tersebut sebanyak 100x ulangan dengan sunguh-sungguh… Sehingga jumlah total bacaan dalam sholat 5 waktu berjumlah 500x bacaan…

5. Lalu anda sempurnakan pada malam harinya setelah selesai lelaku puasa hajat anda dengan mengerjakan 2 rokaat sholat Tahajud dengan membacanya kembali sebanyak 500x pula. Jadi jumlah keseluruhan selama sehari itu anda telah menyelesaikan pembacaannya sebanyak 1.000x bacaan. (Diluar pengamalan ketika membaca 1.000x Q.S Al-Fatihah pada waktu sholat hajat sebelumnya)…

CARA MENCOBA :

1. Sebelum melakukan uji coba pada tempat/wilayah yang dianggap diselimuti ke-ghaiban, terlebih dahulu berwudlu dengan benar…

2.Bacalah Q.S Al-Fatihah dengan bertawwasul terlebih dahulu sebagai brikut :

“AL FATIHAH KHUSUHUUSHON ILAA RUUHI SAYYIDI ‘UMAR SYATHOO AL MAKKI…
WA ILAA HADROTIN
NABI MUHAMMAD SHALLALLAAHU ALAIHI WA SALLAM , AL-FAATHAH…”

3. Kemudian anda dapat berjalan mengelilingi areal/daerah yang diduga tersembunyi benda-benda pusaka tersebut sambil terus membaca :

” ALLAAHU HAFIIZHUN… ALLAAHU LATHIIFUN…” Sambil anda menghembus-hembuskan nafas anda melalui mulut setiap selesai 1 bacaan…

4. Anda baca terus Asma’ Allah tersebut dalam mengelilingi area/daerah hingga sampai anda kembali pada posisi awal anda berdiri mulai melaksanakan uji coba dengan menutup bacaan sebagai bErikut :

“AZALLIYUN HAYYUN QOYYUUN LAA YANAAMU ….” 3X tanpa bernafas…

5. Bila uji coba anda benar dan tempat/area tersebut memang benar adanya memiliki benda pusaka yang tersembunyi… Maka akan tampak tanda-tanda/keanehan yang akan menunjukkan tempat dimana benda pusaka itu tersembunyi…

6. Bila tidak ada, anda harus mengulangi kembali ataupun mencari tempat yang lain yang benar-benar memiliki benda pusaka yang tersembunyi…

6. Bila tempat tersebut memang ada benda pusaka/keramatnya maka tanda-tanda aneh dapat berupa sinar, penjelmaan hewan, maupun getaran bathin anda yang mengatakan di-situlah tempatnya benda ghaib/pusaka/keramat itu tersembunyi…

7. Lakukan upaya penggalian dengan tangan anda tanpa peralatan sambil terus membaca Asma Allah : “YAA DHAHIIRU… YAA BATHIINU…” dalam bathin anda….

8. Bila tidak ketemu benda pusaka yang dimaksud, sebab disembunyikan secara ghaib oleh makhluk ghaib penunggu daerah tersebut…. Maka anda dapat melakukan upaya khusus penarikan benda pusaka dengan ilmu yang anda miliki dengan sebelumnya terlebih dahulu untuk meminta “permisi” = minta ijin pada “Danyang”/lelembut yang menguasai daerah tersebut….

IJAZAH

Posted: March 14, 2011 in Visi & Misi

AMALAN MENGHADIRKAN PENGAWAL JIN MUSLIM

Assalamualaikum Wr Wb,

Kepada saudaraku di Blog GASPI, berikut saya ijazahkan amalan pengawal jin muslim. Dengan mengamalkan amalan ini secara istiqomah Insya Allah akan diberi empat sosok pengawal gaib yang bernama: Jin Arsan, Karsan, Ababil dan Kholbi. Keempatnya adalah jin muslim yang memiliki kesaktian sangat tinggi. Amalan ini diijazahkan dari seorang pengurus pesantren di Rangkas Bitung Banten. Insya Allah dengan ijinNYA para jin muslim yang saya sebutkan tadi akan melindungi dan membentengi anda dari gangguan serangan fisik maupun gaib. Bisa dipergunakan untuk hajat lain tentunya untuk tujuan baik yang di ridhoi Allah SWT.

Sebelum mengamalkan wiridnya lakukan tawasul  sebagai berikut:

1.       Illa hadroti Nabiyullah Muhammad SAW Alfatihah…..(baca surah Al Fatihah 1 kali))

2.       Illa hadroti arba’ati sohabatin sayyidina Abi Bakrin wa Umar wa Usaman wa Ali rodiyallahu ‘anhum Alfatihah…..(baca S.Alfatihah 1 kali)

3.       Illa hadroti Syech Abdul Qodi Jailani Alfatihah (baca S.Alfatihah 1 kali)

4.       Khususon illa hadroti Jin Arsan, Karsan, Ababil, wa Kholbi Alfatihah (baca S.Alfatihah 1 kali)

Setelah selesai tawasul dilanjutkan dengan mewiridkan amalan ini:

1.       Bismillahirrohmaanirrohiim 10.251 kali

2.       Ya Latifu Ya Khobiru 16.641 kali

3.       Wa sholatu wa salamu’alaika Ya Sayyidi Ya Rasulullah, hud biyadika ‘alaika Ya jin Arsan, ya jin Karsan, ya jin ababil, ya jin kholbi (dibaca 101 kali)

Ritual dimulai setelah sholat Isya sambil membakar salah satu buhur (menyan arab): buhur  magrobi, sulaeman atau yamani. Lakukan puasa 3 hari dimulai hari selasa (boleh puasa mutih atau puasa normal seperti puasa ramadhan)

Peringatan keras: jangan sekali-sekali melanggar perintah agama. Bersihkan niat dan lakukan sholat 5 waktu secara istiqomah.

Posted: March 14, 2011 in Visi & Misi

Mengenal Ilmu Terawangan

Banyak sekali ahli ilmu hikmah memburu ilmu-ilmu tentang masalah ghaib, terutama ilmu terawangan. Didalam disiplin ilmu hikmah ilmu terawangan termasuk ilmu yang langka, ilmu ini memang sangatlah digemari oleh orang-orang yang ingin belajar ilmu hikmah baik pada zaman dahulu maupun zaman sekarang. Untuk mempelajari ilmu terawangan dibutuhkan stamina yang sehat dan tubuh yang bugar, karena ilmu terawangan memerlukan energi yang sangat besar dan juga menguras tenaga, walaupun hanya membaca doa-doa tertentu. Adapun disebut terawangan karena ilmu ini hanya bisa untuk menerawang dari dimensi kita ke dimensi lain.

Ilmu terawangan bisa digunakan untuk melihat masa yang akan datang ataupun melihat bangsa ghaib ataupun berkumonikasi dengan bangsa ghaib dimanpun berada dll. Dalam ilmu terawangan ini sangatlah berbeda dengan ilmu memanggil bangsa jin, karena apabila ilmu terawangan yang akan kita gunakan untuk berkomunikasi dengan bangsa jin, maka bangsa jin itu tetap dialamnya dan kita tetap dialam kita, walaupun demikian kita tetap bisa berkomunikasi dengan bangsa lain dengan jarak jauh, mirip telekonferensi dimana kita berbicara dengan dimensi lain tapi tetap ditempatnya masing-masing, bahkan kita juga bisa melihat wajah lawan bicara kita.

Sedangkan memanggil bangsa jin yaitu bangsa jin yang akan kita panggil akan datang ke alam kita dengan merubah bentuk menjadi bentuk materi, yaitu bentuk yang bisa disentuh dan dilihat oleh seluruh indra yang ada dalam diri kita, juga sekaligus dapat berkomunikasi dengan makhluknya.

Kehebatan ilmu terawangan ini memang sangat tersohor, akan tetapi ilmu terawangan ini mempunyai 10 tingkatan dan spesialisasi sendiri-sendiri. Setiap menggunakan ilmu terawangan biasanya akan mengeluarkan energi yang besar, tergantung apa yang akan dilihat.

Ilmu Terawangan itu dibagi dua jenis yaitu :

1.ILMU TERAWANGAN DENGAN MATA TERTUTUP
Ilmu terawangan dengan menggunakan mata tertutup ini biasa disebut ilmu menggunakan mata hati, karena semua yang akan dilihat menggunakan mata hati atau biasa disebut ilmu bathin, karena ilmu bathin ini memfokuskan sesuata pada pangkal alis.Jadi pandanganya difokuskan kepada pangkal alis dengan menggunakan mata tertutup, sehingga apa yang akan dilihat, akan berubah ubah dan apabila ditunggu beberapa saat maka akan muncul bentuk yang akan dilihat. Adapun untuk komunikasi atau untuk mendengarkan dan berbicara dengan dimensi lain, juga menggunakan bathin (mata hati), adapun kelemahan terawangan dengan mata tertutup adalah sering berhalusinasi jadi harus ada bimbingan agar tidak salah dalam menerapkan ilmunya

2.ILMU TERAWANGAN DENGAN MATA TERBUKA
Ilmu terawangan dengan mata terbuka ini biasa disebut ilmu mata fisik, karena semua yang akan dilihat menggunakan mata terbuka atau mata fisik. Ilmu ini memfokuskan apa yang akan dilihat cukup memandang kedepan saja sambil membaca doa-doa tertentu, sehingga apa yang akan dilihat akan benar-benar nyata dan seperti kita melihat di alam kita. Adapun untuk komunikasi atau untuk mendengarkan dan berbicara dengan dimensi lain, menggunakan semua indra fisik kita jadi kita tidak menggunkan mata hati kita.

Adapun tanda-tanda orang yang menguasai ilmu terawangan adalah selama membaca doa-doa terawangan, kedua matanya akan sedikit berwarna merah berarti orang itu sudah bisa melihat hal-hal ghaib. Dan setelah tidak membaca doa-doa terawangan  maka matanya akan normal kembali.

Apabila orang itu membaca doa-doa terawangan secara rutin, maka orang itu akan mempunyai kemampuan yang otomatis, dan mampu merasakan sesuatu yang ghaib tanpa membaca doa-doa tertentu.

Musik Sebagai Sarana Penyembuhan

Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Tapi apapun jenisnya, musik bisa dijadikan obat yang mujarab untuk meringankan berbagai penyakit dan membuat tubuh tetap sehat.

Manfaat terapi musik telah dikenal sejak zaman dulu. Musik sebagai sarana penyembuhan bahkan diakui dalam tulisan-tulisan Pythagoras, Aristoteles dan Plato. Mereka percaya bahwa musik dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik, emosi, kognitif dan sosial, serta meningkatkan kualitas hidup.

Praktisi medis profesional pun telah menghubungkan musik untuk kesehatan tubuh. Sebuah studi telah menyimpulkan bahwa mendengarkan musik memiliki efek kesehatan yang positif terhadap orang dari segala usia.

Dilansir dari Lifemojo, berikut beberapa bagian tubuh yang bisa sehat dengan musik:

1. Menghilangkan rasa sakit

Musik memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit melalui pelepasan endorfin yang bertindak sebagai pembunuh rasa sakit alami. Hal ini juga bisa mengalihkan perhatian dari rasa sakit dan mendorong relaksasi.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Advanced Nursing, mendengarkan musik sehari-hari dapat mengurangi rasa sakit kronis sebesar 21 persen.

2. Meredakan stres

Stres telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk beberapa penyakit mental yang tampaknya hanya terjadi pada orang dengan tingkat stres yang sangat tinggi. Dari studi yang dilakukan menunjukkan bahwa musik dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan secara signifikan.

3. Menyehatkan jantung
Mendengarkan musik yang menenangkan (seperti musik klasik, Celtic atau India) juga dapat membantu mengurangi denyut jantung dan tekanan darah. Sebagai hasil dari tekanan darah, juga mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan lainnya dari waktu ke waktu.

4. Merangsang sel otak
Penelitian telah menunjukkan bahwa musik beat cepat dapat merangsang gelombang otak untuk beresonansi sinkron, sehingga membuat orang berkonsentrasi lebih tajam dan berpikir lebih waspada. Di sisi lain, mendengarkan musik klasik dapat menenangkan dan meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi lebih lama.

5. Membuat tidur nyenyak

Mendengarkan musik yang lembut saat akan tidur dapat membantu orang untuk tidur lebih nyenyak. Tidur menempatkan tubuh Anda dalam kondisi baik karena menghilangkan efek stres, depresi dan kecemasan seseorang.

6. Membantu penyembuhan kanker
Penelitian menunjukkan musik yang menawarkan sejumlah manfaat bagi orang menghadapi kanker. Musik dapat mengurangi kecemasan pada pasien yang menerima terapi radiasi dan juga meringankan mual dan muntah karena kemoterapi dosis tinggi.

Sumber : detik.com

Bagaimana cara berdzikir kepada Allah SWT sehingga kita siap untuk bertemu dengan-NYA?

Dzikir adalah sebuah aktivitas yang kaya akan aspek esoteris. Ia adalah bagian laku yang harus ada dalam sebuah perjalanan suluk menempuh jalan ruhani untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Semesta Alam. Dalam prakteknya, berdzikir harus mengikuti aturan-aturan dan adab tertentu sesuai dengan cara yang dituntunkan oleh para guru spiritual sepanjang masa.

Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan adab berzikir dan tata cara zikir dengan harapan agar kita mendapatkan pengetahuan bagaimana berdzikir yang khusyuk agar kita bisa bertemu Allah SWT.

1. Membaca lafaz LA ILAHA ILLA ALLAH. Artinya: Tiada Tuhan selain Allah. Zikir ini disebut zikir NAFI ISBAT. Paling tidak dibaca 100 kali setiap hari terutama dibaca setelah sholat fardhu. Khususnya setelah Maghrib, Isya dan setelah sholat subuh. Lafaz ILLA ALLAH ini disebut Isbat yang artinya pengecualian atas segala sesembahan kecuali hanya Allah SWT.

2. Membaca lafaz ALLAHU. Zikir ini disebut ISMU AL-ASMA, dibaca sebanyak 33 kali sehabis sholat fardhu, terutama setelah sholat Isya.

3. Membaca lafaz zikir HUWA ALLAH. Zikir inilah yang disebut sebagai zikir GHAIB AL ISMI. Zikir ini dibaca setiap hari sebanyak 33 kali, setelah sholat fardhu, terutama setelah sholat Isya.

4. Membaca zikir HUWA, HUWA. Zikir ini disebut sebagai zikir GHAIB AL GHAIB. Zikir ini dibaca sebanyak 34 kali setelah sholat fardhu, sehingga jumlahnya (total item 2,3,4) sebanyak 100 kali.

 

Adapun gerakan dalam melafazkan zikir NAFI ISBAT tersebut haruslah mengikuti aturan sebagai berikut:

1. Ketika membaca lafaz LA, maka dengan gerakan kepala, lafaz LA tersebut dimulai dari bahu kiri menuju ke bawah ke arah perut, kemudian diputarkan mengelilingi tali pusat lalu diteruskan ke arah atas menuju bahu kanan;

2. Pada waktu berada di bahu kanan itulah lafaz ILAHA diucapan sambil kepalanya dimiringkan ke arah belikat kanannya;

3. Sambil kepala ditekan ke arah hati sanubarinya, lafaz ILA ALLAH diucapkan dengan penekanan pada sudut kiri bawah dada.

 

 

\

TIGA TAHAP BERDZIKIR

Ada tiga tahap adab berdzikir. Pertama, ada lima perkara sebelum berdzikir. Kedua, dua belas perkara pada saat mengerjakan zikir dan ketiga, ada tiga perkara setelah berdzikir.

Lima perkara yang harus dilakukan sebelum berdzikir adalah sebagai berikut:

1. Bertaubat kepada Allah SWT

2. Mandi atau mengambil air wudhu

3. Diam sambil mengkonsentrasikan diri pada zikir dengan mengikhlaskan hati sebelum berdzikir

4. Hatinya meminta tolong kepada para wali-wali Allah

5. Hatinya meminta tolong kepada Nabi Muhammad SAW

Sedangkan dua belas perkara saat berzikir adalah sebagaoi berikut:

1. Duduk bersila di tempat yang suci

2. Meletakkan kedua tangan di atas kedua paha

3. Membuat bau harum di tempat zikir

4. Memakai pakaian yang halal dan pakai wangi-wangian

5. Pilih tempat yang tenang dan sunyi

6. Pejamkan mata

7. Bayangkan wajah wali Allah di antara kedua mata agak maju ke depan

8. Tetap istiqomah baik dalam keadaan ada orang maupun sepi

9. Tulus ikhlas hatinya saat berdzikir

10. Dzikir utama adalah LA ILAHA ILLA ALLAH

11. Berusaha menghadirkan ALLAH SWT dalam setiap mengucapkan dzikir LA ILAHA ILLA ALLAH

12. Meniadakan wujud lain selain Allah.

Sedangkan tiga macam adab lainnya setelah selesai berdzikir adalah:

1. Diam sejenak sesaat setelah usai melakukan dzikir dan tetap diam di tempat

2. Mengatur dan mengembalikan nafas seperti semula

3. Menahan diri untuk minum air

Sangat dianjurkan untuk melakukan pemutihan diri dari semua amalan negatif sebelum menjalankan ritual dzikir. Caranya adalah menjalankan PUASA selama 7 hari. Usai menjalankan puasa baru kemudian menjalankan amalan zikir rutin. Bagi para pejalan spiritual yang ingin lebih mendalami laku suluknya, maka disarankan untuk melakukan dzikir dengan cara:

1. BERTAPA (Uzlah). Ini adalah syarat agar laku suluk kita semakin bagus. Uzlah adalah mengasingkan diri untuk sementara waktu dari keramaian dan dari pergaulan sehari-hari. Ini biasa dilakukan oleh murid-murid tarekat di masa silam. Bila anda berkesempatan untuk uzlah, silahkan pergi ke gunung atau hutan dan carilah sebuah gua. Siapkan bekal makan dan minum yang cukup untuk sekian lama Anda inginkan. Pedoman selesainya uzlah adalah KEMANTAPAN HATI setelah bertemu dengan apa yang dicari. Namun kini, uzlah dianggap terlalu berat sehingga sebagai penggantinya adalah menjauhkan diri dari segala bentuk perbuatan maksiyat dan terlarang syariat.

2. NGAWULO (Mengabdi). Mengabdi pada “sang guru” selama berbulan-bulan atau mungkin juga hingga bertahun-tahun. Dalam konteks sekarang, cukup kita mengabdi kepada instruksi-instruksi yang diyakini benar dan tawadhu’ (merendahkan diri) untuk tidak mengaku dirinya paling benar dibanding diri yang lain.

3. AMAL SHOLDAQOH. Mengadakan amal shodaqoh dan infaq sesuai dengan kemampuan. Ini sebuah bentuk pengorbanan dan kerelaan melepaskan apa yang dimiliki karena sesungguhnya kita hakekatnya tidak memiliki apa-apa. Hanya DIA yang Maha Memiliki.

Dalam keadaan bersih lahir batin dan untuk sementara mengosongkan diri dari pengaruh duniawi itulah kita menghadap Sang Khalik Yang Maha Suci. Saat bersuluk ini, kita diharapkan untuk selalu menjauhi pikiran kotor dan suci dari batin yang penuh prasangka negatif (suudzon) dan menggantinya dengan prasangka baik (husnudzan) kepada Allah dan kita yakin bahwa hanya DIA-lah sebaik-baiknya tempat bergantung. HASBUNA ALLAH WA NI’MAL WAKIL, NI’MAL MAULA WA NI’MA N-NASIR (Cukuplah Allah sebagai tempat bersandar bagi kami dan Dialah tempat memohon pertolongan manusia).

Apa yang akan terjadi bila kita sudah melengkapi laku suluk mulai Dzikir dan Uzlah secara lengkap? Silahkan ditunggu kejadian-kejadian gaib luar biasa yang akan merubah hidup Anda selamanya.

TUJUAN GASPI

Posted: January 14, 2011 in Visi & Misi
Tags: ,

TUJUAN DIDIRIKANYA GASPI

1. Menjalin ukhwah islamiyah.

Kenapa GASPI lebih menekenkan kepada silaturahmi, karena GASPI adalah salah satu ilmu bela diri yang digunakan sebagai metode dakwah islam. Pada saat KH Abdul Ghafur pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat berjuang mendirikan kembali Pondok yang hampir mati ditelan peradaban karena moralitas masyarakat yang minim. Beliau mendirikan GASPI agar masyarakat belajar silat dan didalam pengajaran silat tersebut disisipkan ilmu-ilmu keagamaan untuk menata moral para pesilat dan setelah selesai latihan silat para pesilat diajak mengambil pasir di pantai untuk membangun sedikit demi sedikit Pondok peninggalan WALI atau kanjeng Sunan Drajat tersebut agar bisa berdiri kembali untuk menyiarkan agama Islam.

2. Melestarikan budaya asli Indonesia.

GASPI sangat menjunjung budaya-budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, karena salah satu faktor berkembangnya Islam di Indonesia berkat siar agama Sunan Kali Jogo yang menggunakan media Seni & Budaya. Dan agar budaya di indonesia tetap terjaga keaslianya tanpa sa pihak-pihak lain yang mengakui budaya kita.

3. Memperimbang kekuatan jasmani dan rohani.

GASPI bukan hanya mempelajari ilmu tentang silat tapi GASPI juga mengajarkan Ilmu Tenaga Dalam yang juga dikenal dengan KANURAGAN (sebutan jawa).

4. Mendidik dan membina pesilat yang berjiwa islamiyah.

GASPI juga mengajarkan nilai-nilai filosofi keagamaan agar para santri atau pesilat tidak sombong akan ilmunya karena semua ilmu datangnya dari Sang KHOLIQ yakni Allah SWT.

5. Sebagai olahraga, dan

Tujuan kelima pada adalah sebagai olahraga, agar para santri yang jarang berolahraga dikarenakan tidak banyaknya waktu untuk olahraga mereka selalu memelajari agama terus-menerus, jadi selain mereka belajar tentang agama mereka juga bisa berolahraga agar badan mereka tetap sehat jasmani maupun rohani, sama seperti kata pepatah “MENSANA IN CORPORE SANO”.

6. Untuk membela diri.

Banyak pertanyaan yang muncul dari tujuan GASPI yang ke-enam, Kenapa tujuan membela diri dijadikan tujuan yang terakhir padahal kita tahu apabila seseorang mempelajari silat pastinya untuk membela dirinya, Tapi GASPI tidak demikian GASPI lebih menjunjung nilai-nilai filosofi keagamaan.

Itulah sekilas tentang tujuan didirikanya GASPI (Gabungan Silat Pemuda Islam) yang pernah ada dan akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat guna mensiarkan agama yang diridhoi Allah yakni agama ISLAM.